Posted in Thoughts

AADC2014 Fever

“Adalah cinta yang mengubah jalannya waktu. Karena cinta, waktu terbagi dua. Denganmu dan rindu untuk membalik masa.”

Untaian kata-kata itu menjadi pembuka yang cukup manis dalam video mini drama Ada Apa Dengan Cinta? 2014 (AADC2014). And after watching the whole video, I couldn’t help clicking the replay button. I smiled for no reason while watching it. I found this video so addicting! I’ve watched it like 10 times, and I think I’m gonna watch it again. Yes I am AADC’ed, hahaha 🙂 Awalnya, aku pikir cuma aku saja yang tergila-gila sama video berdurasi 10 menit 25 detik ini. Tapi setelah aku baca comment video ini di youtube, dan di twitter, instagram, everywhere, everyone was talking about it! And most of them were just like me, felt addicted and watched this video many times. I wasn’t the only one, lol.

Well, walaupun mini drama ini bertujuan untuk promosi aplikasi chat Line, tetap saja video ini mampu mengobati kerinduan dan mengantarkan penontonnya  ke kenangan manis film AADC di tahun 2002. Who doesn’t know AADC? Cerita tentang cinta, persahabatan, keluarga, permasalahan kehidupan yang dikemas dalam satu drama yang saat itu sangat menghebohkan. Aku sendiri sebenarnya bukan penggemar AADC, tapi entah kenapa aku suka banget yang versi Line. To be honest, aku dulu nggak nonton filmnya di bioskop, karena masih belum ngerti banget film cinta-cintaan. Tapi berhubung kakakku heboh dan pas sudah tayang di tv aku nonton (telat banget ya haha). Sebenarnya kalau ditilik dari segi ide cerita, film ini cukup klise. But there’s something that made this movie special. Kalau aku pribadi sih suka unsur sastra seperti puisi yang banyak dimasukkan dalam film ini, yang menurut aku membuat film ini terasa lebih ‘mahal’. Film ini menjadi salah satu film di awal kebangkitan kembali dunia perfilman Indonesia yang sudah lama tertidur. Setelah itu, Indonesia semakin banyak memproduksi film. Tetapi, tetap saja tidak ada yang bisa melupakan kisah cinta SMA antara Rangga (Nicholas Saputra) dan Cinta (Dian Sastro) itu. Walaupun banyak film ber-genre drama percintaan Indonesia bermunculan setelah itu, buat aku tetap saja AADC juaranya. Kisah cinta Rangga dan Cinta itu benar-benar mendapat tempat yang spesial di hati masyarakat Indonesia. Film ini juga sempat dibuat versi sinetronnya, but ewwh I hate it, karena aku emang nggak suka sinetron dan you know lah gimana kalau film yang kemudian diangkat ke sinetron.

B146cgpCEAA3yjK

Back to AADC2014. Seperti yang kita tahu di AADC2002, Rangga dan Cinta berpisah di airport, Rangga akan melanjutkan pendidikannya ke Amerika. Di mini drama AADC2014 ini diceritakan Rangga sudah menjadi jurnalis di New York dan Cinta seorang karyawan di sebuah majalah di Jakarta. Rangga kemudian mendapat tugas kerja selama 2 hari ke Jakarta.  Dan lewat aplikasi Line, dia akhirnya dapat mengontak Cinta dan mengajaknya bertemu. Cinta yang sempat galau, akhirnya menemui Rangga juga. Dan lagi-lagi, endingnya di airport. Banyak muncul pertanyaan dari penonton; Selama 12 tahun terpisah sejak SMA, Rangga dan Cinta kok belum pada married? And many other questions. Tapi pertanyaan-pertanyaan itu tetap tidak dapat mengalahkan excitement untuk kembali menonton video ini. Perpaduan musik, visual yang menawan, kata-kata indah, dan akting para pemain dikemas menjadi satu mini drama yang sangat apik. Good job! Menurut aku akting para pemain juga terlihat lebih matang tanpa melunturkan karakter-karakter mereka di AADC2002. Dan Rangga… he looks more mature of course. He looks so ‘man’, ah I’m in love, hahaha. Ini aneh, karena di AADC 2002 aku malah biasa saja dan nggak ngefans sama Rangga karena aku nggak suka rambutnya. Tapi di versi Line ini ❤ banget deh.

Respon masyarakat terhadap mini drama ini ternyata sangat besar. Pada saat hari kedua diluncurkan saja viewers Youtube-nya sudah mencapat 1 juta lebih. Mini drama ini mampu menguras emosi penonton, dan pastinya membuat senyum-senyum sendiri. Aku sendiri seperti dapat merasakan kegalauan dan kerinduan Cinta terhadap Rangga. Rangga, di saat aku udah mulai yakin, kamu pergi. Di saat aku udah move on, kamu datang lagi dengan pesonamu yang… ya begitulah kira-kira (abaikan!). Dan seketika demam AADC2014 melanda. Dimana-mana orang membicarakan mini drama ini. Banyak sekali yang  meng-share videonya, memposting foto-foto ataupun puisi-puisinya. Yang nggak kalah seru adalah komentar-komentar lucu dan meme-meme yang bertebaran di socmed. And these two are on my top list, hahaha.

B16QJniCYAEw7SF

B2ETHfaCYAAlRW6

Well, scene favoritku di mini drama ini tentu saja saat mereka bertemu kembali di airport.

“Jadi beda, satu purnama di New York dan di Jakarta?” ucap Cinta. Dan Rangga membalikkan badan. Dan backsong pun dimulai.

“Detik tidak pernah melangkah mundur. Tapi kertas putih itu selalu ada.”

“Waktu tidak pernah berjalan mundur. Dan hari tidak pernah terulang. Tetapi pagi selalu menawarkan cerita yang baru. Untuk semua pertanyaan yang belum sempat terjawab.”

B14iMXICUAA9X6s

And they walked up to each other. Gazing. Smiling. (Rangga’s smile is so adorable. Is it just me, or does his smile melt many girls? 🙂 ). And when we started catching the emotions, the chemistry, the romantic atmosphere… the so called “Love, Life, Line” destroyed it, hahaha.

I appreciate Line so much, though. It’s a very cool mini drama. Apart from the promotion things, it actually doesn’t look like an advertisement, it’s more like a teaser for a full sequel movie of AADC. Nah tentang sequel movie ini ada pro dan kontra. Banyak banget yang ingin sequel movie nya dibuat, tetapi ada juga yang tidak ingin dibuat sequelnya dengan alasan malah jadi tidak spesial nantinya. Kalau aku sih termasuk yang sangat ingin menonton sequel nya. Kalau filmnya benar-benar dibuat dengan baik, pasti akan tetap spesial kok. Dan pastinya akan mendapat perhatian yang luar biasa dari masyarakat. Semoga akan benar-benar dibuat sequelnya melihat respon yang gila-gilaan dari masyarakat. Yup, mumpung para pemainnya belum terlalu tua, dan jalan ceritanya juga masih masuk akal kalau Rangga dan Cinta diceritakan masih pada single. Kalau beneran dibuat sequelnya, please, kali ini mereka harus bersatu, ending-nya jangan berpisah lagi. Kasian kan Cinta udah di-PHP 12 tahun, jangan di-PHP lagi dong, hahaha. Anyway, we want the full sequel of AADC! 🙂

Photo source: Foto-foto berasal dari twittter tapi saya lupa nama-nama akunnya. Jadi, saya mohon maaf dan minta izin ya kepada siapa saja pemilik foto-foto di sini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s