Posted in Thoughts

Everyone Is Hero

Saat kita masih kecil, mungkin yang terlintas dalam benak kita saat mendengar kata “pahlawan”adalah tokoh-tokoh kartun superhero ataupun para pejuang yang gugur di medan perang. Seiring berjalannya waktu, semakin kita menyadari bahwa pahlawan memiliki arti yang luas. Bagi saya, pahlawan adalah kata yang cocok disematkan kepada kedua orang tua saya, almarhum ayah saya dan bunda saya. Saya sangat mengagumi mereka. Kedua orang tua saya adalah pahlawan terbesar dalam hidup saya. Dan mungkin hampir setiap orang akan mengatakan hal sama, bahwa orang tua mereka adalah pahlawan bagi mereka.

Ayah saya adalah orang yang tegas, keras, namun sangat penyayang. Dan bunda saya adalah orang yang sabar, lemah lembut, dan juga sangat penyayang. Ketegasan ayah dan kelemah-lembutan bunda menjadi perpaduan yang luar biasa dalam mendidik kami, anak-anak mereka. Dalam berbicara, ayah selalu to the point dan tidak terlalu suka berbasa-basi, namun ayah adalah orang yang demokratis dan open minded. Karena itulah kami sering menjadikan ayah tempat diskusi dan bertanya tentang apapun. Ayah menjadi sosok pemimpin dan teladan yang luar biasa dalam keluarga kami. Bahkan bukan hanya di dalam keluarga, ayah juga mempunyai nama yang baik di kalangan orang-orang yang mengenalnya. Ayah dikenal sebagai orang yang dermawan, tidak segan menolong, dan sering dimintai nasehat.

Amal. Hal itulah yang selalu ditekankan ayah kepada kami. Ayah selalu mengatakan kepada kami bahwa amalan manusia selama hidupnya, dengan mengharap ridha Allah SWT, akan berbuah manis untuk dirinya sendiri. Dan ayah selalu mengingatkan kami tentang tiga amalan yang tidak akan terputus setelah manusia meninggal dunia, yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan doa anak-anak yang saleh. Menjelang kepergiannya, ayah sempat berpesan, yaitu agar kami selalu menjaga akidah kami dan jangan pernah meninggalkan agama. Kemudian agar kami selalu menjaga bunda dan martabat keluarga, dan menghindari pentengkaran antara kami . Dan ayah juga berpesan agar kami selalu berbuat kebaikan kepada sesama. Ayah bilang, orang yang bermanfaat bagi orang lain adalah orang yang mulia. Begitu hebatnya kepemimpinan ayah dalam keluarga kami semasa hidupnya membuat kami goyah ketika beliau meninggalkan kami. Sanggupkah kami ditinggalkan pemimpin terhebat di keluarga kami? Mampukah kami kehilangan seorang pahlawan besar dalam hidup kami? Tapi kami menyadari bahwa  kami harus berserah diri kepada Allah dan mengikhlaskan ayah. He passed away but his legacy remains. Ayah telah mengajarkan segalanya kepada kami. Tugas kami sekarang adalah menjalankan amanah-amanahnya. Dan bunda adalah salah satu amanah terbesar ayah. Kami harus menjaga bunda, dan membuat bunda tersenyum adalah hal yang selalu ingin kami lakukan. Jika kami meminta maaf kepadanya akan hal-hal yang terlewatkan atau yang belum kami wujudkan untuknya, maka bunda selalu menjawab bahwa kebahagiaan anak-anaknya adalah kebahagiaan terbesarnya. Bunda adalah orang yang sangat sederhana, dia sudah merasa sangat bahagia apabila berkumpul bersama anak-anaknya dalam canda dan tawa. Kata-kata tidak akan cukup untuk melukiskan betapa saya sangat bersyukur memiliki orang tua seperti ayah dan bunda.

Keteladanan ayah dan bunda telah mengajarkan saya bahwa apabila kita melakukan kebaikan dan tanpa mengharapkan imbalan, maka kita telah menjadi pahlawan. Kita tidak harus menjadi pemerintah, orang terkenal ataupun orang yang kaya raya dulu untuk dapat berbuat kebaikan bagi orang banyak. Dan kebaikan tidak harus dilakukan dengan hal-hal yang besar ataupun ekstrim. Kita dapat memulai dari hal-hal yang kecil. Small deeds lead to bigger ones. And, small deeds done are better than great deeds planned. Jika kita belajar dengan giat dan berprestasi, kita membuat orang tua kita bangga, maka kita telah jadi pahlawan bagi mereka. Jika kita dapat menghibur teman kita yang sedih sehingga dia dapat melupakan kesedihannya, maka kita telah menjadi pahlawan baginya. Jika kita tidak membuang sampah sembarangan, kita telah menjadi pahlawan bagi lingkungan. Dan masih banyak hal lain yang dapat kita lakukan. Dan yang paling penting kita juga harus bisa menjadi pahlawan bagi diri kita sendiri. Kita mungkin banyak melakukan kesalahan dan mengalami kegagalan. Memaafkan dan menyemangati diri kita sendiri untuk menjadi orang yang lebih baik lagi maka kita telah menjadi pahlawan bagi diri kita. Mulailah dari diri kita sendiri, maka kita akan dapat berbuat kebaikan untuk orang lain, dan membimbing kita untuk membuat kebaikan yang bagi orang yang lebih banyak. Kebaikan sekecil apapun tidak akan pernah luput dari pandangan Tuhan. Jadi, sudahkah kita berbuat kebaikan hari ini? It’s not about who we are, but what we do. It’s not about certain people. It’s me, you, and all of us. Because everyone is hero.

Wallahualamubishawab.

Advertisements

One thought on “Everyone Is Hero

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s