Posted in Versus

Novel VS Komik

Another Versus. Hari ini saya mau ngomongin tentang novel dan komik. Banyak yang menyebut komik sebagai novel grafis. Tetapi ada juga yang berpendapat bahwa komik dan novel grafis itu berbeda. Banyak orang- setidaknya menurut pengamatan saya- yang suka baca novel tidak terlalu suka membaca komik, begitupun sebaliknya. Teman-teman saya pun begitu, ada yang lebih suka baca novel ketimbang komik. Ada yang penikmat komik, dan tidak terlalu suka membaca novel yang isinya tulisan semua. Tapi banyak juga yang suka banget baca kedua-duanya, termasuk saya. Menurut saya membaca novel atau komik itu sama asyiknya.

31032015_120957

Novel

Novel yang bagus itu menurut saya adalah novel yang bisa membuat pembaca terhanyut ke dalam bacaannya, membawa pembacanya seperti mengalami sendiri peristiwa-peristiwa yang dialami dan menyelami perasaan sang tokoh, mampu menguras emosi pembaca, dan membuat pembaca selalu merasa penasaran dengan halaman selanjutnya. Pemilihan tema yang tidak biasa mungkin membuat sebuah novel menjadi menarik. Tetapi saya tidak selalu berpatokan terhadap tema yang diusung untuk menyukai sebuah novel. Tema yang biasa pun jika si penulis menceritakannya dengan cara yang tidak biasa, dan banyak hal-hal menarik yang diceritakan di dalam novel tersebut, maka saya akan menyukai novel tersebut. Oh ya, yang paling penting adalah pesan yang disampaikan oleh penulis melalui novel tersebut.

Saya tidak menggandrungi genre tertentu dalam membaca novel. Romance, science fiction, fantasy atau apapun itu saya akan membacanya jika menurut saya novel itu menarik. Saya tidak punya novelis yang favourite banget sih sebenarnya. Saya suka novel-novel klasik Jane Austen. Menurut saya, gaya penceritaan Jane Austen ini sangat sophisticated. English-nya juga nyastra banget. Saya pengagum karakter Elizabeth Bennet dalam novelnya Pride and Prejudice. Selain Jane Austen, saya juga suka J.K Rowling. Sebenarnya saya suka karena Harry Potter series-nya sih, jujur saya tidak pernah baca novelnya selain Harry Potter series, haha. Saya juga suka Julia Quinn, Frank Tallis, Libba Bray, dan banyak penulis lain yang saya suka buku-bukunya.

Kalau penulis dalam negeri, saya suka Dewi ‘Dee’ Lestari. Menurut saya gaya berceritanya simple tapi di setiap tulisannya selalu ada something yang membuatnya berbeda dengan penulis lain. Saya juga suka Andrea Hirata. Bahasanya mengalir, dan hampir semua novelnya membawa latar budaya dan semangat perjuangan (Please, jangan bahas soal dia memperkarakan blogger itu di sini ya, saya cuma mau membahas tentang kenapa saya suka bukunya). Terus ada yang tahu Luna Torashyngu, nggak? Teenlitnya yang saya paling suka itu D’Angel, cerita tentang manusia genoid. Terus, belakangan ini saya juga lagi suka baca novelnya Windry Ramadhina. Tere Liye juga lagi naik banget namanya sekarang ya. Saya ada sih baca bukunya, tapi sepertinya saya belum memasukkan dia ke dalam daftar penulis yang sangat saya suka.

Bagaimanapun, saya tidak selalu mengutamakan nama penulis dalam memilih novel. Tidak semua novel-novel karya penulis yang saya sebutkan di atas saya suka bacanya. Pun, banyak novel-novel dari penulis yang tidak terlalu terkenal tapi saya suka. Jadi, saya random sih terkadang dalam memlih novel yang ingin saya baca.

Komik

Mungkin yang mempengaruhi saya suka membaca komik adalah karena saya suka menggambar. Sejak kecil saya suka baca manga. Berbeda dengan novel yang penggambaran ekspresi melalui tulisan, di dalam komik ekspresi wajah dapat dilihat jelas dari gambar-gambarnya. Mengagumkan bagi saya bagaimana komikus itu bisa membuat bermacam-macam ekspresi dari satu karakter. Dalam memilih komik, selain cerita tentu yang paling saya pertimbangkan adalah cara menggambarnya. Kalau gambarnya tidak terlalu bagus, maksud saya garis-garis gambarnya itu tidak enak dilihat, biasanya saya tidak terlalu tertarik untuk membacanya.

Saya tidak punya penulis manga ter-favourite. Tapi dari banyak manga yang saya baca, tiga manga berikut masuk dalam top-list saya. Pertama, Lady Victorian karya Naoko Moto. Mungkin tidak banyak yang tahu manga ini. Yap, dari judulnya bisa ditebak ini cerita kehidupan Inggris di Victorian era, tentang seorang gadis yang berjuang di London untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik, dan seorang cowok yang menyamar menjadi seorang lady. Gambarnya bagus-bagus banget. Saya juga sukaaa banget sama Death Note karya Tsugumi Ohba dan Takeshi Obata. Tokoh utamanya, Light Yagami, seorang siswa menegah atas yang menemukan Death Note, buku dari dunia Shinigami (Dewa Kematian), yang bisa digunakan untuk membunuh orang yang nama dan wajahnya dia ketahui. Ah, I’m in love with Light Yagami. Terus saya juga suka Detective Conan karya Aoyama Gosho, semua pasti sudah tahu Detective Conan lah ya.

Jadi, saya tidak bisa memilih apakah lebih suka baca novel atau komik, karena saya sangat suka keduanya. Baik novel atau komik punya keunggulan masing-masing, dan setiap penulis mempunyai gaya masing-masing. Yang terpenting, dua-duanya harus selalu memberikan pesan, selain tentunya menjadi hiburan bagi yang membacanya. Kalau kamu lebih suka/sering baca novel atau komik?

Advertisements

18 thoughts on “Novel VS Komik

  1. Saya seneng baca komik pas SMP, favorit saya Kungfu Komang. Sumpeh itu kocak bangeet! Bahkan kalo sekarang ada yg jual complete set 2nd-nya saya berani beli deh, lagi nyari juga buat koleksi hehe
    Kalo penulis novel favorit saya Sitta Karina 🙂

    1. Kungfu Komang pernah denger, tapi belum pernah baca 😀 Iya, Mba Nad, saya jg suka nyari komik2 edisi lama yg udah gak keluar lg di toko buku. Sitta Karina yg nulis Lukisan Hujan itu kan, Mba?

  2. Aku suka dua duanya icha. Novel yang icha suka juga aku suka. HAHAHA, sekarang lagi memperbaiki selera membaca Novel. Terakhir membaca Komik itu naruto. Sampai sekarang belum selesai baca, give up mau nonton animenya aja

    1. Ah samaaa. Iya Mba, aku juga, sekarang minat bacaku menurun banget 😥 Hahhaha iyaaa naruto aku lebih suka nonton anime-nya, tp sekarang udah jarang. Wah kita banyak samanya Mba Azmi *toss 🙂

  3. Aku lebih sering baca novel, Mbak. Kalau komik seringnya minjam atau baca online, yah, sebenarnya nggak begitu sering. Aku suka karya2nya Andrea Hirata juga, Mbak, terlepas dari masalah yang itu, haha, gaya bahasanya yang Melayu sekali itu yang bikin aku suka. Karya-karyanya Mbak Windry juga bagus, walaupun aku belum baca semua.

    Wah, Mbak Icha ternyata suka Death Note juga 🙂

    1. Aku suka dua2nya Mba, aku banyak koleksi komik haha. Iya, buku2 Andrea Hirata itu mengalir dibacanya. Yg paling aku suka dr beberapa bukunya dia itu bisa menulis cakupan cerita yg luas hanya dari sudut pandang ‘aku’. Aku sukaaa banget sama Death Note, Mbak Ami suka Death Note ya? 🙂

      1. Iya, suka..kayaknya itu yang mengantarkan aku untuk suka baca atau menonton sesuatu yang ada hubungannya dengan Jepang 🙂

  4. Sekarang ini aku lagi ngga demen baca novel, Cha.. Entah kenapa, ilang minatnya gitu aja.. 😦 Tapi kalok komik sih tetep semangat baca.. Aneh ya.. Jadi merasa kurang hiburan :’

  5. kalo saya paling suka baca novel karena imajinasi kita menjadi liar dan kita bebas menentukan penggambaran jalan cerita yang ditulis dalam novel, kalo komik kita dituntun, nggak bebas membayangkan/berimajinasi, karena gambarnya sudah ada. heheh 😀

    1. Iya juga sih. Tapi Mas, kalo di komik penggambaran perasaan gak terlalu jelas, kebalikan dr novel yg perasaan si tokoh srg dipaparkan dgn jelas melalui tulisan 😀

  6. aah bue suka banget baca novel dan komik #dulu, tapi sekarang udah beranak 3 udah jarang baca2 hiks, but kmrn akhirnya bue baru sukses kembali membaca salah satu novel punyanya sophie Kinsella. Untuk novel klo pas bue baca bab 1 nya udah oke dan tertarik pasti dikejar buat namatin, tapi klo lewat bab 1 masih g ada feelnya ya sudah di tinggal saja. Tapi klo udah tertarik sama ceritanya bisa di kejar hehe baca versi inggrisnya via ebook pun jadi -_-‘.
    Klo komik dulu suka baca topeng kaca, rose of versailles dan almost all komik yg ada di perpus daerah hehe, skarang yg masih ngikutin cuma conan doang, masih penasaran soale plus gemes kapan selsenyaaa :))

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s