Posted in Review

Review Film Super Didi, Sebuah Drama Komedi Keluarga

Saya berkesempatan nonton Gala Premiere Film Super Didi bersama para blogger lainnya Sabtu, 16 April kemarin. Drama komedi bukan genre film favorit saya, tapi Super Didi ternyata bukan film komedi yang cuma “lucu-lucuan” saja. Film Super Didi menyuguhkan drama komedi keluarga yang bukan hanya menghibur tapi juga menyisipkan banyak pesan.

image

Film ini mengisahkan tentang Arka (Vino G. Bastian), seorang arsitek muda, yang harus menjaga kedua putrinya karena ditinggal oleh istrinya, Wina (Karina Nadila), ke Hong Kong selama dua minggu. Selama dua minggu itu ia harus menggantikan tugas istrinya mengurus segala keperluan anak-anak mereka mulai dari mandi, makan, menyiapkan pakaian sampai kegiatan mereka yang padat seperti sekolah dan les. Dan di saat yang bersamaan Arka juga mendapat project besar di kantornya dengan deadline dua minggu pula. Duh, kebayang kan gimana ribetnya.

Film Super Didi merupakan film garapan rumah produksi Muti Didi Film, diproduseri oleh Reymund Levy dan disutradarai oleh Hadrah Daeng Ratu dan Adis Kayl. Dari film ini kita bisa mengambil pesan bahwa setiap ayah, apapun profesinya, bisa menjadi super didi. Bahwa mengurus anak-anak itu bukan hanya tugas seorang ibu saja, tapi dengan komunikasi yang baik kedua orang tua harus bisa menjadi partner dalam merawat dan membesarkan anak-anak mereka.

image

Dengan adanya unsur komedi membuat film ini menjadi film yang ringan untuk ditonton. Kemampuan akting Vino G. Bastian yang sudah banyak membintangi film layar lebar tentu tidak diragukan lagi. Aktingnya telihat sangat natural, begitupun akting Karina Nadila, dan tidak lupa dua bintang cilik pendatang baru Anjanique Reney dan Aviela Reyna yang memerankan kedua putri mereka. Selain tentang Arka, Wina dan kedua putri mereka, film ini juga dibumbui dengan kisah rumah tangga sahabat mereka, juga ada kisah pedekate antara kedua rekan kerja Arka yang diperankan oleh Mike Lucock dan Zilly Larasati. Ada juga kelucuan dari artis senior Mathias Muchus dan Ira Maya Sopha yang memerankan tokoh Opa dan Oma, sampai ke cerita para Pembajak (Perhimpunan Bapak-Bapak Jaga Anak).

Film Super Didi tentu saja bisa masuk ke dalam salah satu film dalam list nonton kamu bulan April ini. Film ini cocok untuk semua kalangan umur mulai dari anak-anak sampai kakek-nenek. Cocok banget ditonton oleh pasangan suami istri karena film ini bercerita tentang parenting kan. Tapi buat yang belum menikahpun film ini tetap asik untuk ditonton bersama teman, pacar atau keluarga. Kita bisa mendapat gambaran bahwa menikah itu bukan sekadar soal cinta saja, tapi lebih dari itu komitmen, pengertian, dan komunikasi tentu sangat diperlukan.

So, Muggles, jangan lupa tonton film Super Didi yang akan mulai tayang 21 April besok di bioskop-bioskop kesayangan kamu!

Advertisements

5 thoughts on “Review Film Super Didi, Sebuah Drama Komedi Keluarga

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s